Wednesday, January 15, 2014

11012014

ENTAH 


termenung meratapi sebuah harapan atau itu rintangan yang lama tak kunjung hilang di telandingin dan tebal kabut malam, dan angin kencang pun mulai berdatangan seakan menambah beku kesunyian malam yang sepi, membawa dia yang mulai lelah akan semua ini untuk memejamkan mata sejenak, sebelum dia memjamkan mata dia melihat sebuah bintang yang kemilaunya mulai redup oleh kabut tebal yang menyelimutinya dia pun berdoa supaya semua mahluk hidup bisa selamat dan mencapai tujuanya